Senin, 16 Februari 2015
Hanya sebuah kerinduan yang tak pernah terungkapkan
Kenapa aku masih mencari matanya?
Mata yang biasanya siaga dipertigaan laboratorium
Mata yg indah dan perawan
Yang belum tersentuh api ataupun salju
Aku masih mencari aromanya
Yang seperti pohon oak yang memberi kehangatan
Yang kadang tidak berbau tapi menimbulkan rindu
Dan yang.. Yang punya hanya dia
Kenapa mataku tak pernah berhentdi mengharapkan kedatanganmu
Mulutku masih mengharapkan beradu suara denganmu
Dan telingaku, masih menyimpan kerinduan mendengar suara hangatmu
Hey, kamu.. Masih ingat tempat dimana kita bertemu? Aku masih menginginkanmu berdiri disana dan akan aku ajak kamu menikmati indahnya sebagian dunia, berdua
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar